Peneguhan Langkah dalam Panggilan Hidup

Refleksi Discerment Sr. Tasya PIJ

Manusia telah dianugerahi kebebasan oleh Tuhan untuk menanggapi panggilan hidupnya secara sadar dan bertanggung jawab. Dalam kebebasan itu, panggilan hidup religius perlu teru-menerus diteguhkan lewat proses doa, keheningan, refleksi serta pendampingan rohani. Proses pembedaan roh yang saya ikuti bersama Rm. Marga MSF di Salatiga menjadi sarana penting untuk meneguhkan kembali panggilan hidup saya dalam rangka persiapan menuju kaul kekal.

Melalui pembedaan roh  (Discerment), saya di ajak untuk melihat kembali perjalanan hidup saya secara menyeluruh, sejak masa kanak-kanak hingga sekarang.  Dalam setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan, saya melihat bahwa bagaimana Tuhan membentuk dan mematangkan diri saya. Proses pembedaan roh ini membantu saya untuk semakin bersyukur karena saya bisa lebih mengenali kehendak Tuhan yang bekerja secara perlahan namun pasti dalam setiap proses perjalanan panggilan saya.

Dalam keheningan dan kontemplasi, saya menyadari bahwa peneguhan langkah tidak selalu bebas dari pergulatan batin. Ada keraguan dan ketakutan yang muncul, namun melalui pembedaan roh ini saya belajar  untuk bisa membedakan dorongan  batin yang membawa saya peda kedamaian hati dan yang menghambat kebebasan hati.

Hidup sebagai suster Sang Timur (PIJ) telah menjadi ruang konkret untuk memurnikan motivasi dan sikap batin saya. Melalui hidup komunitas, Doa, dan karya perutusan, saya di bentuk untuk semakin terbuka, rendah hati, dan setia. Pengalaman-pengalaman ini meneguhkan keyakinan saya akan panggilan yang sudah saya jalani  hingga saat ini. Keputusan yang akan saya ambil nantinya dengan penuh kesadaran dan kebebasan batin, serta kesiapan untuk menghidupi konsekuensi dari panggilan ini. Saya percaya bahwa Tuhan yang memanggil senantiasa menuntun dan menguatkan langkah saya.

Pesan Rm. Marga, “Keputusan yang lahir dari hati akan membawa kedamaian. Jangan lupa sertakan Roh kudus disaat akan mengambil suatu keputusan”. pesan ini semakin meneguhkan saya untuk melangkah menuju kaul kekal  nantinya dengan hati yang tenang dan penuh pengharapan.

Scroll to Top